Bupati Bekasi Akan Fokuskan Pembangunan Infrastruktur Berwawasan Lingkungan

Bupati Bekasi Akan Fokuskan Pembangunan Infrastruktur Berwawasan Lingkungan


TerasKreasi.com
Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja saat melaksanakan rapat rutin bersama para camat, membahas agenda pembangunan daerah Tahun Anggaran 2020 di Ruang Rapat Bupati, Kompleks Perkantoran Pemkab Bekasi, Selasa (07/01/20). Bupati akan memfokuskan pembangunan infrastruktur berwawasan lingkungan. Foto : Humas_Kab_Bekasi

CIKARANG PUSAT - Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja akan memfokuskan pembangunan infrastruktur berwawasan lingkungan dan peningkatan pelayanan publik melalui inovasi dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

“Pembangunan berwawasan lingkungan itu ya salah satu contohnya adalah ketika kita mau membuat jalan, ya kita pun harus membuat drainasenya,” katanya.

Hal tersebut diungkapkan Eka saat memimpin rapat rutin bersama para camat, dalam rangka membahas agenda penting terkait program pembangunan Kabupaten Bekasi Tahun Anggaran 2020, yang digelar di Ruang Rapat Bupati, Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi - Cikarang Pusat, Selasa (07/1).

Di hadapan seluruh camat yang hadir, Eka menyampaikan harapannya agar pada Tahun 2020 Pemerintah Kabupaten Bekasi dapat melakukan pembangunan yang berwawasan lingkungan, berkualitas dan berprestasi, sebagaimana disampaikannya di depan para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pada rapat dinas sehari sebelumnya. 

Eka mengatakan kekurangan-kekurangan di Tahun 2019 akan dijadikan bahan evaluasi dalam perbaikan pembangunan di tahun 2020.

"Saya harap bukan hanya perangkat daerah, termasuk para camat juga harus ada perubahan," ujar Eka.

Terkait persoalan banjir yang melanda Kabupaten Bekasi beberapa hari yang lalu, Bupati mengajak  seluruh perangkat daerah yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi agar terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapai cuaca ekstrim, mengingat curah hujan tinggi yang berkepanjangan yang terjadi di awal tahun kemarin.

"Hampir di 14 kecamatan terkena banjir, tentu saja permasalahan ini harus menjadi pemikiran kita bersama dalam memecahkan masalah dan penanggulangannya untuk jangka panjang. Saya ingin nanti para camat sudah menginventarisir sungai-sungai yang ada di masing-masing kecamatan," ucapnya.

Selain pembangunan infratsruktur yang berwawasan lingkungan, dirinya juga meminta pembenahan dalam pelayanan publik agar lebih baik. 

"Permasalahan penanggulangan banjir, normalisasi sungai dapat teratasi dengan baik, serta pelayanan publik lebih ditingkatkan, melalui inovasi dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik lagi," pungkasnya. (hms/ism)

 

 

Tag:      |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

Top